Aturan Baru, Kirim Barang Harus Sertakan NPWP, Ada Pajak 1 %

Bea Cukai menerapkan untuk setiap pengiriman barang, masyarakat wajib menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) mulai awal bulan ini. Penyerataan NPWP ini, berdasarkan permintaan dari Kantor Pajak.

“Aturan orang pajak yang kami laksanakan. Atas permintaan orang itu (perpajakan,red),” kata Kabid BLKI Bea Cukai Batam Raden Evy Suhartantio, Rabu (16/8).


Kenapa BC yang terapkan? Alasan Bea Cukai menerapkan peraturan ini, kata Evy karena pihaknya yang berwenang untuk meminta dokumen tersebut. “Hanya kami yang punya akses hingga ke sana,” tuturnya.

Kepala KPP Pratama Batam Selatan, Gunung Herminto Siswantoro mengatakan bahwa setiap pengiriman barang keluar Batam, apapun bentuknya akan dikenakan pajak pertambahan nilai sebesar 1 persen.

“Hitunganya gini, PPN jasa pengiriman paket sama dengan 10% kali nilai yang ditagih atau sama dengan satu persen kali nilai barang yang dikeluarkan,” tuturnya.

Ia mengatakan ada aturan dan landasan hukum, atas penerapan hal tersebut. Dia menjelaskan tak hanya online shop saja yang dikenakan pajak 1 persen, tapi setiap pengiriman barang keluar dari Batam.

“Apapun itu, kena pajak 1 persen. Bisa tanpa harus lampirkan NPWP,” tuturnya.

Petugas BC yang tak ingin namanya disebutkan, mengatakan dalam waktu dekat akan ada sosialisasi terkait hal ini. “Nanti ada, tapi belum tahu waktunya,” tuturnya.

Sementara itu General Manager Operasional Hang Nadim Batam Suwarso mengatakan pihaknya akan mengirimkan barang, bila sudah memenuhi berbagai persyaratan seperti dokumen dari bea cukai, membayar administrasi sesuai rute.

“Paling penting, bukan barang terlarang,” tuturnya.

Salah seorang pengusaha online shop, yang namanya tak ingin disebutkan mengatakan bahwa pada bulan ini saja dirinya pengiriman tersendat.

“Itu akibat adanya aturan melampirkan NPWP itu,” ucapnya.

Tapi beberapa hari belakangan ini, katanya sudah tak lagi ada penerapan seperti itu. Tapi, katanya ada salah satu jasa pengiriman yang masih meminta NPWP saat mengirim barang.

“Saya gak pakai yang itu, ada dua jasa pengiriman gak meminta NPWP,” ujarnya. (sumber batampos)

Merintis Bisnis Toko Bangunan yang Menguntungkan

Usaha toko bangunan kini semakin hidup dan terus berjalan. Hidup itu pun terus berjalan. Kebutuhan dan biaya hidup pun semakin tinggi. Mencari nafkah dan mengais rezeki di muka bumi pun seolah menjadi ajang kompetisi.

Sedang susah mencari pekerjaan atau bingung memikirkan bisnis yang pas untuk masa depan selepas jadi karyawan? Mengapa tidak mencoba berbisnis bahan bangunan atau usaha toko bangunan?

Merintis Bisnis Toko Bangunan yang Menguntungkan

Seperti yang kita ketahui, kebutuhan pokok manusia adalah sandang, pangan, dan papan. Membuka toko bangunan tak ubahnya merintis bisnis toko sembako atau kios pakaian. Bedanya, perputaran kebutuhan orang akan sembako lebih cepat daripada kebutuhan orang akan bahan bangunan.

Tapi, bukan berarti membuka bisnis toko bangunan tidak memberikan penghasilan. Sasaran pemasaran dan konsumen toko bangunan sebenarnya cukup luas, dari rumah tangga biasa hingga developer daerah kompleks perumahan yang sedang giat melakukan pembangunan atau para kontraktor yang sedang mengadakan proyek pembangunan, baik itu gedung perbelanjaan, sekolah, jalan tol atau proyek lainnya.

Selain pembangunan rumah, gedung, perkantoran, pergudangan, dan berbagai jenis bangunan, manusia pasti selalu membutuhkan bahan bangunan untuk perbaikan rumah yang ditempatinya. Semen, pasir, dan kapur diperlukan untuk menutup dinding berlubang.

Keramik retak yang perlu diperbaharui, genteng pecah yang harus diganti, dan kayu kusen yang perlu direnovasi, adalah sumber penghasilan bagi para pengusaha toko bangunan.

Tak hanya itu, toko bangunan juga menyediakan kran air, pipa paralon, engsel, dan kunci sehingga tidak perlu khawatir barang yang dijual di toko sepi pembeli.

Hanya saja layaknya usaha perdagangan lain, bisnis toko bangunan juga perlu mempertimbangkan aspek tertentu, tip, dan trik, agar mampu bertahan dalam kerasnya persaingan dunia bisnis.

Merintis Usaha Toko Bangunan

Berikut adalah hal-hal yang dapat dijadikan pertimbangan dalam merintis bisnis toko bahan bangunan.

1. Lokasi yang Strategis
Jika para pelajar punya motto "lokasi menentukan prestasi dalam ujian", begitu pula halnya dengan dunia usaha dan jasa. Salah satu hal yang menjadi pertimbangan konsumen untuk membeli produk atau memanfaatkan jasa suatu biro jasa adalah lokasi yang mudah diakses.

Lokasi strategis bukan hanya ditinjau dari letaknya yang mudah dikunjungi, namun juga kenyamanan pelanggan untuk parkir kendaraan.

Toko di tepi jalan raya dengan lahan parkirnya terbatas atau membuat pelanggan berjalan kaki agak jauh karena lokasi parkir yang ditentukan pasti mengurangi kenyamanan mereka. Selain itu, perlu ditinjau pula kondisi lingkungan di sekitar toko bangunan.

Pemukiman padat penduduk dan kawasan perumahan yang sedang dibangun adalah lokasi yang sangat menentukan bagi tingkat prosentase terjualnya barang dagangan dan masa depan toko bahan bangunan.

2. Promosi
Seperti halnya menjual produk baru kepada konsumen, pemanfaatan jasa iklan sangat diperlukan dalam hal membuka usaha, memperkenalkan lokasi toko, dan unit dagang wajib hukumnya.

Jika biaya memasang iklan atau mengadakan acara open house dengan menyebar undangan menghadiri jamuan makan di acara pembukaan toko dianggap terlalu tinggi, menyebarkan brosur disertai promo barang-barang “beli 2 gratis satu” sudah cukup untuk menarik minat pembeli.

Selain itu, merchandise berupa kaos, jam, mug, gantungan kunci, dan kalender sebagai hadiah langsung dengan sejumlah pembelian tertentu juga membantu promosi secara tidak langsung. Dalam perkembangannya, bisa diadakan hadiah undian dari kupon belanja yang diberikan sesuai syarat dan ketentuan.

Hal ini tidak hanya menarik minat konsumen untuk memutuskan berbelanja di toko yang sama, tetapi juga membantu promosi dari mulut ke mulut.

3. Melakukan Survei Pasar
Jika dunia politik mengenal jajak pendapat untuk mengetahui kriteria calon presiden atau anggota legislatif pilihan masyarakat, begitu pula halnya dengan jalannya bisnis. Calon pebisnis toko bahan bangunan harus mampu mengetahui produk apa yang sedang diperlukan penduduk di sekitar toko.

Misalnya daerah pemukiman padat penduduk dengan usia hunian di atas dua puluh tahun pasti banyak membutuhkan kusen pintu dan jendela, daun pintu hingga kayu penopang atap (kini banyak dijual galvalum sebagai pengganti kayu) yang sudah saatnya diganti sedangkan daerah perumahan yang sedang giat melakukan pembangunan, kebutuhan akan pasir, semen, kapur, keramik pasti lebih tinggi dibanding daerah perumahan biasanya.

Musim atau momen istimewa juga memengaruhi daya beli konsumen. Musim penghujan misalnya membuat penduduk mulai memeriksa keadaan genting rumah dan talang air. Toko bangunan harus tanggap untuk menyediakan produk-produk ini tepat pada waktunya.

Menjelang lebaran, sebagian besar orang berpikir untuk mempercantik rumah, mengganti cat dinding atau kayu kusen, tentu permintaan cat dan kuas akan melonjak dibandingkan hari biasa.

4. Pelayanan dan After Sales Service
Betapa pun besar potongan harga yang diberikan atau seberapa gencar promosi yang dilakukan, semua itu kurang berarti di mata konsumen jika pelayanan yang diberikan kurang memuaskan.

Pembeli akan merasa dihargai jika selama terjadi transaksi mereka dilayani dengan ramah, dan diperhatikan apa yang menjadi keinginan atau kebutuhan mereka. Jadikan konsumen sebagai raja karena kepuasan merekalah kunci keberhasilan toko bangunan sang pengusaha.

Tetapkan jam buka dan jam tutup toko agar selalu tepat waktu setiap harinya sehingga tidak membuat pelanggan merasa kecewa. Ketepatan janji saat mengirimkan bahan yang dipesan oleh pelanggan juga harus diperhatikan.

Tentang after sales service, tak ada ruginya juga jika toko bangunan memerhatikan after sales service dan memiliki database pelanggan. Mengirimkan ucapan selamat ulang tahun dengan penawaran kupon diskon bagi pelanggan setia akan membuat sang pelanggan merasa istimewa dan loyalitasnya tentu terjaga.

Selain itu, pelanggan yang puas atas pelayanan yang diberikan, tanpa disadari membantu menjadi sarana promosi tersendiri melalui cerita dari mulut ke mulut.

5. Menyediakan Beragam Kualitas dan Kuantitas
Pembeli merasa senang jika mengunjungi toko bahan bangunan yang lengkap sehingga mereka bisa memilih produk sesuai dengan kemampuan beli dan kebutuhan. Pastikan untuk selalu jujur kepada pelanggan.

Ada kalanya toko bahan bangunan kurang jujur dalam memberikan informasi kualitas produk yang dijualnya. Jika produk yang dijualnya adalah produk KW 2 (kualitas nomor dua), harganya tentu lebih rendah dibandingkan produk KW 1 atau kualitas utama.

Pembeli juga sering mempertimbangkan merek tertentu dalam menentukan pilihan. Selain itu, produk-produk tertentu juga sebaiknya tersedia dalam berbagai ukuran, misalnya pipa paralon, talang air berdasarkan diameternya, besar kecilnya keran air, dan jenis paku yang dijual. Semakin komplit ukuran yang tersedia, akan memudahkan pelanggan menemukan produk sesuai kebutuhan.

6. Tempat Penyimpanan
Pastikan tempat menyimpan produk yang hendak dijual memenuhi persyaratan. Hal ini ada kaitannya dengan kualitas bahan. Tempat yang lembab akan menyebabkan paku mudah berkarat dan lantai basah mungkin bisa membuat semen menjadi beku sehingga tidak laku dijual.

7. Perputaran Modal
Hambatan utama pebisnis adalah modal. Jika modal kerja sangat terbatas, pebisnis tidak perlu memaksakan diri menjual produk dengan perjanjian pembayaran jatuh tempo. Lebih baik menggunakan motto "ada uang ada barang" daripada kebingungan memutar modal.

Kecuali jika supplier toko bahan bangunan juga menetapkan pembayaran jatuh tempo, toko bahan bangunan dapat menawarkan hal yang sama kepada konsumen setingkat developer perumahan atau kontraktor proyek pembangunan.

Hal paling akhir namun bukan berarti tidak penting, pebisnis toko bahan bangunan juga sebaiknya menguasai bidang yang dijadikannya sebagai mata pencaharian.

Tidak hanya belajar tentang manajemen bisnis, mempelajari kondisi bahan yang dijual dan mendapatkan informasi di mana menemukan supplier bahan bermutu (misalnya pasir, batu kali terbaik dapat ditemukan di daerah tertentu) tentu membantu mengembangkan usaha toko bangunan.

Banjir Untung dengan Usaha Dagang Batik

Tren pakaian batik ini merupakan peluang emas bagi yang berjiwa enterpreneur. Jiwa membuka usaha sendiri dengan kemampuan, keterampilan serta modal yang dimiliki. Merencanakan untuk membuka usaha pakaian batik menjadi pilihan menarik jika peluang tersebut terbuka lebar.

Ternyata pada faktanya, peluang untuk membuka usaha pakaian batik berada pada posisi paling atas saat ini. Anda bisa membuka usaha dagang batik murah di rumah sebagai usaha selingan. Namun demikian, usaha itu pun dapat dikembangkan sebagai usaha utama.


Usaha dagang batik diyakini berpotensi mendatangkan laba banyak seperti halnya usaha di bidang lainnya. Laba tersebut tergantung ada sesuatu yaitu jika Anda lihai mengincar konsumen sebagai target pasar. Alasannya tentu saja konsumen sebagai pihak yang menentukan perjalanan pemasaran pakaian batik Anda.

Banyak produsen batik menawarkan harga grosir yang cukup murah bila Anda ingin menjualnya kembali dengan harga dengan perencanaan keuntungan. Mencari informasinya dapat dilakukan dari berbagai media maupun sumber. Misalnya saja informasi dari saudara, penjual yang telah banyak pengalaman di bidang penjualan batik, serta sumber lainnya.

Baca juga : Bisnis Jual Daster Batik Kencana Ungu yang Menggiurkan

Banyak sentra produsen batik yang terkenal di Indonesia. Misalnya, Pekalongan dengan corak batik pesisir, Pasar Klewer dan Laweyan Solo yang merupakan sentra produksi batik Solo yang menawan, dan Pasar Bringharjo, Yogyakarta. Anda tentunya akan mudah mendapatkan harga murah sesuai perencanaan yang telah dibuat.

Harga murah dalam usaha berdagang suatu produk termasuk salah satu cara untuk meningkatkan daya tarik konsumen. Selain itu, model, corak, warna dan hal lainnya juga tetap diperhatikan dengan baik. Peluang berkembang dan terus berjalannya usaha berdagang batik Anda pun akan terbentuk secara maksimal.

Tips Bisnis Membuka Usaha Dagang Batik

Sesuai uraian sebelumnya tadi, batik kini telah menjadi kecintaan banyak orang sekaligus pendorong bagi sebagian besar masyarakat untuk membuka bisnis pakaian batik. Tentunya wajar jika ada pertanyaan sebagai berikut, Anda tertarik membuka usaha dagang batik?

Biasanya jawaban pada masing-masing orang beragam. Namun melihat perkembangan kehidupan perekonomian saat ini, sebagian besar masyarakat bahkan mungkin termasuk Anda salah satunya menjawab tertarik dengan usaha itu. Setiap usaha membutuhkan perencanaan yang baik sebelum berjalan sebagaimana mestinya.

Wajar saja jika tips dalam membuka suatu usaha diperlukan untuk memudahkan pemiliknya. Berikut ini tips sederhana untuk mengembangkan bisnis usaha berdagang batik, diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Segmen Pasar
Membidik target pasar adalah strategi pertama sebelum usaha itu di buka. Jika target pasar tepat, maka dapat dipastikan produk akan cepat terserap oleh konsumen. Untuk usaha berdagang batik, sebaiknya target pasar Anda adalah segmen konsumen menengah ke bawah. Itu dijalankan jika harga yang Anda tentukan berada pada kisaran pasar barang dagangan Anda.

Hal itu menunjukkan bahwa segmen pasar juga berkaitan dengan harga. Pinsipnya yaitu harus menyesuaikan harga dagangan dengan daya beli konsumen. Konsumen sebagai pihak yang sedikit banyak menentukan besarnya keuntungan usaha.

2. Membangun Citra
Membangun citra usaha berdagang juga merupakan aksi yang sangat penting. Tujuannya untuk meraih simpati pasar yang mengarah pada bagaimana citra usaha berdagang itu dibangun dan dijalankan secara maksimal.

Adapun cara untuk membangun citra usaha yaitu dengan jalan menawarkan berbagai benefit dari produk yang dijual. Misalnya saja dapat berupa pemberian ataupun pemasangan harga diskon bagi pelanggan lama maupun baru dengan perbedaan yang jelas jika terjadi perbedaan di dalam pemberiannya.

3. Mengikuti Perkembangan Mode
Usaha berdagang batik merupakan bisnis fesyen atau mode. Usaha tersebut yang notabene selalu berubah setiap saat. Walaupun core bisnis dalam hal batik memiliki sifat dinamis dan selalu berubah-ubah, tapi seorang pedagang jangan sampai melakukan menjual batik telah ataupun sudah out of date.

Silakan memastikan selalu upaya men-display model-model terbaru. Alasan utamanya tentu saja agar tidak kehilangan pelanggan, baik lama maupun baru. Karenanya perkembangan mode termasuk penentu kesuksesan usaha batik juga.

4. Memasang Iklan di Internet
Mengiklankan suatu barang dagangan dapat dilakukan melalui beragam media. Apalagi seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi di segala bidang perekonomian khususnya. Adapun fungsi memasang iklan adalah untuk menambah pelanggan dan memperluas cakupan pasar usaha dagang batik.

Tren sekarang, pelaku usaha berdagang cenderung memasang iklan pada media internet. Hal tersebut terbukti efesien dalam biaya maupun menarik daya beli konsumen. Misalnya, memasarkan via facebook, twitter, dan sebagainya.

Tipe Konsumen Toko Online Yang Wajib Anda Tahu & Cara Melayaninya

Bisnis toko online saat ini sudah berkembang dengan pesat, karena dukungan dari jaringan internet yang sudah menjangkau pelosok. Berbagai produk di pasarkan dengan cara online, mulai dari kosmetik, baju, aksesoris sampai makanan.

Jaringan internet yang memadai dan didukung oleh modal yang relatif kecil membuat banyak orang tertarik untuk merintis bisnis toko online. Hal inilah yang menyebabkan persaingan antar online shop menjadi semakin ketat.


Sebagai pemilik toko online, ada beberapa hal sepele yang harus Anda perhatikan untuk menunjang kesuksesan online shop yang Anda kelola, yaitu memahami tipe-tipe konsumen toko online Anda. Banyak yang mencoba jualan online tapi pada bulan-bulan pertama sudah “down” karena tidak mengenal karakter calon pelanggannya.

Mengetahui lebih dalam tipe konsumen di dunia online dapat memberikan kesempatan untuk memetakan strategi bisnis seperti apa yang dapat Anda diterapkan. Dengan begitu, Anda dapat dengan sigap melayani keinginan pelanggan yang mempunyai karakter berbeda-beda.

Agar Anda bisa lebih mengenal tipe konsumen toko online, ada baiknya Anda membaca ulasan mengenai beberapa tipe konsumen toko online dibawah ini :

Tipe Konsumen Toko Online

1. Tipe Konsumen The Seeker
Konsumen online shop tipe ini biasanya mempunyai tujuan dan karakter yang berbeda-beda saat mengunjungi toko online. Kebanyakan konsumen tipe the seeker, mengunjungi toko online Anda untuk mencari produk-produk yang mereka butuhkan.

Biasanya konsumen tipe ini melakukan survey ke beberapa toko online untuk mencari mana toko online yang menjual dengan harga paling murah serta kualitas terbaik. Jika mereka sudah cocok dengan suatu produk, maka kemungkinan besar transaksi pembelian akan berhasil.

Untuk mendapatkan perhatian dan loyalitas dari tipe konsumen the seeker, yang perlu Anda lakukan ialah mengupayakan agar toko online Anda berada di urutan teratas daftar mesin pencarian (search engine).

Dengan begitu maka toko online Anda akan mudah ditemukan oleh calon konsumen. Jangan lupa untuk menetapkan harga produk secara kompetitif karena konsumen tipe the seeker biasanya sudah mengetahui kisaran harga rata-rata dari produk yang ingin dia beli.

2. Tipe Konsumen The Research
Hampir sama dengan tipe konsumen the seeker, tipe the research biasanya juga sudah melakukan perbandingan harga dan kualitas produk antara toko online yang satu dengan toko online yang lain.

Bedanya, tipe konsumen the research biasanya belum paham betul tentang spesifikasi produk yang sedang mereka cari. Tugas Anda sebagai seorang pemilik online shop adalah menjelaskan secara detail dan sabar tentang produk yang Anda jual. Karena tipe komsumen the researcher punya prinsip, mencari tahu di toko online akan memberikan pengalaman dan pengetahuan baru.

Trik yang harus Anda perhatikan dalam merebut hati konsumen tipe the researcher yaitu memberikan pengetahuan baru secara detail tentang produk yang mereka inginkan.

Jangan sekali-sekali terkesan menggurui konsumen dan sok tahu, karena hal ini bisa membuat konsumen jengkel dan mengurungkan niat untuk berbelanja. Pengelompokan produk berdasarkan kategori sejenis juga akan membantu the researcher untuk mengenali dan memahami spesifikasi produk.

Baca Juga : Tips Olshop | Cara Memberikan Free Ongkir

3. Tipe Konsumen The Discount Lover
Konsumen tipe ini biasanya sangat senang sekali berburu diskon di toko online. Mereka akan berlomba-lomba untuk mencari toko online yang sedang menawarkan diskon besar-besaran.

Strategi yang dapat Anda terapkan untuk mempertahankan konsumen tipe discount lover adalah dengan memberikan penawaran diskon dan promosi yang menarik. Misalnya promo “buy one get one” atau promo gratis ongkos kirim setiap pembelian dengan minimum order tertentu.

Secara kasat mata, tipe konsumen online yang satu ini adalah yang paling mudah ditarik perhatiannya. Namun sebenarnya, konsumen tipe ini justru tidak terlalu memberikan keuntungan yang relative besar dalam jangka waktu pendek, berbeda dengan tipe the seeker yang memang sedang mencari barang.

Namun keuntungan dari The Discount Lover lebih kepada jangka panjang agar usaha kita terus terlihat hidup. Karena biasanya tipe yang satu ini paling “berisik” saat berbelanja online.

Baca juga : Online Shop Anda Sepi ? Gunakan 5 Solusi Rahasia Ini

4. Tipe Konsumen The Window Shopper
Konsumen bertipe window shopper biasanya hanya sekedar iseng melihat-lihat toko online Anda tanpa tujuan untuk membeli suatu produk. Bisa juga mereka hanya sekedar mengisi waktu luang ketika sedang berselancar di internet.

Salah satu trik yang bisa dilakukan untuk menarik perhatian window shopper adalah dengan membuat tampilan halaman utama online shop Anda semenarik mungkin.

Pemilihan warna-warna yang seru dan eye catching harus diperhatikan agar tidak meninggalkan kesan norak dan “rame”. Hal ini akan membuat orang tertarik berkunjung kembali ke toko online Anda.

Walaupun tak banyak dari mereka yang akhirnya melakukan transaksi pembelian, setidaknya pengunjung toko online yang bertambah akan membuat toko online Anda semakin populer.

Demikian uraian singkat mengenai tipe-tipe konsumen toko online. Walaupun “pembeli adalah raja” terdengar sebagai ungkapan yang klise dan ketinggalan zaman, namun ungkapan tersebut tetap harus dipraktekkan dalam berbisnis, baik bisnis real maupun bisnis online.

Aneka Karpet Murah di Tanah Abang

Tanah Abang sejak dulu sudah terkenal sebagai pusatnya belanja di Jakarta. Sebagai salah satu pusat grosir terbesar di Jakarta, beraneka jenis barang bisa Anda temui di sini, mulai dari elektronik, pakaian, segala kebutuhan rumah tangga hingga karpet.

Ya, Tanah Abang memang cukup terkenal dengan para pedagang karpet murah. Harga karpet Tanah Abang cukup murah dan bersaing dengan tempat lainnya.


Karpet yang di jual toko karpet Tanah Abang banyak yang tergolong karpet import, jadi secara kualitas tidak perlu diragukan lagi, banyak motif dan warna karpet terlihat dari motif binatang hingga lukisan di pajang dengan cara di gantung dan disusun untuk memudahkan memilih bagi pembeli nantinya.

Semakin berkembangnya jaman semakin banyak pula aneka karpet, kalau dulu karpet hanya biasa saja dengan motif serta gambar tertentu tapi sekarang ada karpet yang seperti berbahan beludru yang sedang banyak di gemari pembeli.

Jika Anda ingin bisnis jual karpet dan bingung mau jual karpet yang bagaimana. Blog grosir kulakan kemarin sempat tanya-tanya ke beberapa penjual, mungkin bisa Anda jadikan referensi.

Karpet yang paling laris di Tanah Abang :

  • Karpet karakter
  • karpet rasfur
  • karpet cendol
  • Karpet bulu
  • Karpet masjid / Karpet sajadah
  • Karpet permadani
  • Karpet mordeno
  • Karpet paris
  • Karpet turki

Berbagai macam ukuran karpet dapat ditemui di sini mulai dari yang berbahan biasa saja sampai karpet jenis yang mahal seperti jenis Summer yang ditawarkan dengan harga jutaan rupiah.


Banyak jenis karpet lainnya yang bisa ditemui di Pasar Tanah Abang ini dengan harga yang variatif tergantung dari jenis bahan karpet dan ukurannya, dan jangan khawatir semua harga karpet di Pasar Tanah Abang dapat di tawar dan kami rekomendasikan untuk kulakan karpet di sini.

Cara Memulai Bisnis Distro Untuk Pemula Dengan Modal Kecil

Distro adalah sebuah istilah yang berkaitan erat dengan anak muda. Sampai saat ini, bisnis distro menjadi sebuah peluang bisnis yang cukup menjanjikan dan memiliki keuntungan yang sangat besar. Selain itu, untuk para pelaku bisnis yang terjun di industri ini di tuntut memiliki kreativitas yang tinggi.

Distro berasal dari kata “Distribution Outlet” yang kemudian oleh masyarakat umum disingkat menjadi kata “distro” yaitu tempat untuk mendistribusikan barang dagangan.

bisnis distro

Istilah ini kemudian banyak di gunakan oleh pelaku usaha fashion anak muda dalam penjualan, sehingga muncullah "embel-embel" kaos distro, baju distro, pakaian distro, dompet distro, jaket distro, celana distro dan semua produknya mendapat tambahan kata distro.

Karena anak muda sangat jeli dalam memperhatikan mode dan fashion, maka jika hendak berbisnis distro, Anda akan di paksa untuk menunjukkan kejelian dan kreativitas dalam membaca trend pasar yang selalu berubah-ubah.

Mungkin di antara Anda pernah ada yang terbersit dipikiran untuk membuka bisnis kaos distro, atau hanya sekedar memproduksi sendiri baju kaos untuk di distribusikan ke outlet tertentu yang sudah mempunyai nama.

Untuk Anda yang mempunyai modal besar pastinya tidak kerepotan dalam mengalokasian dana untuk mematangkan persiapan bisnis distro tersebut. Tapi bagaimana jika Anda yang hanya memiliki modal kecil, namun tetap ingin mencoba peluang bisnis distro?

Jangan khawatir, Anda bisa menerapkan beberapa konsep untuk membuka bisnis distro dengan modal kecil. Blog grosir kulakan akan mengulasnya disini. Ingat, peluang bisnisnya masih terbuka luas. Yang di butuhkan hanyalah cara berbisnis distro yang benar.

1. Beli putus dari merek terkenal

Dengan menjual produk bermerek yang sudah melek di mata konsumen, maka sebagai pembeli, mereka akan terkesan bahwa distro Anda sangat peduli terhadap kualitas dan mengikuti tren fashion yang sedang berkembang di kalangan anak muda saat ini.


2. Konsinyasi

Kedua, menggabungkan atau mengkombinasikan antara sistem beli putus dan konsinyasi. Anda dapat memutuskan untuk memperbanyak stok barang dagangan dengan mengandalkan produk titipan dari para pemasok barang seperti produsen baju kaos sablon. Tentu saja distro model ini akan sangat irit pengeluarannya bahkan bisa tanpa modal.

3. Lokasi usaha

Pilihlah lokasi yang strategis. Perlu di catat, meskipun pengeluaran awal dapat di tekan seminim mungkin, Anda tetap akan memerlukan modal yang tidak sedikit.

Ini di karenakan, Anda harus menyewa suatu tempat untuk membuka gerai. Untuk tempat, usahakan luasnya minimal 60 meter persegi selain itu tambahkan pula konsep pajangan dan interior ruangan khusus yang menarik lirikan mata pengunjung, sesuai selera anak muda.

Lokasi yang memberikan keuntungan umumnya dekat dengan populasi anak-anak muda berusia 17 hingga 30 tahun, seperti daerah kampus atau daerah kost.

4. Koleksi produk

Anda memerlukan koleksi barang yang ramai. Jika ruangan sebagai pajangan produk telah di siapkan, saatnya untuk menyediakan stok barang berupa kaos, topi, sepatu, tas dan beragam jenis apparel lainnya untuk mengisi gerai.

Untuk memenuhi koleksi barang, Anda dapat menilik kembali dua tips awal di atas. Baik menghasilkan produk sendiri, atau mencari produsen rekanan yang mau menitipkan produk-produknya di gerai Anda.

Itulah beberapa tips dan cara memulai bisnis distro untuk pemula dengan modal kecil.

4 Cara Memasok Barang Toko Online Beserta Kelebihan dan Kekurangannya

Model pengambilan keuntungan di balik sistem online shop atau toko online sangat sederhana, yaitu membeli bermacam produk kemudian menjualnya secara online dengan harga yang lebih tinggi.

Selama Anda bisa mendapatkan produk yang kualitasnya bagus dengan harga murah dan menjualnya ke pasar yang masih memiliki permintaan bagus, maka Anda pasti akan menghasilkan keuntungan.


Dalam bermain toko online, Anda dapat meningkatkan peluang keberhasilan dengan cara melakukan riset pasar terlebih dahulu untuk lebih memahami target demografi dan berinvestasi di iklan.

Tapi, bagaimanakah cara supaya mendapatkan produk dengan biaya yang lebih efektif? Di bawah ini, blog grosir kulakan akan menjabarkan empat cara memasok barang toko online dan masing-masing punya kelebihan serta kekurangannya.

Menciptakan Produk Sendiri

Pilihan pertama ialah menciptakan atau membuat barang jualan Anda sendiri, sepotong demi sepotong. Metode ini lazimnya berlaku bagi mereka yang bergerak di industri kreatif berskala kecil, seperti pengrajin, home industri, dan sebagainya.

Mereka lebih senang menjual barang melalui lapak situs-situs toko online yang sudah mapan seperti tokopedia, bukalapak, dan sejenisnya.

Kelebihan :
  • Mudah di dirikan. Karena Anda hanya mengandalkan diri sendiri, maka Anda tidak perlu berkutat dengan segala jenis isu hukum atau merancang riset yang terlalu rumit. Produk Anda bisa di jual kapanpun.
  • Kendali penuh. Anda memegang kendali atas bisnis seutuhnya dari awal hingga akhir. Anda di haruskan merancang ide secara mandiri, mengerjakan produk di tiap tahapan, memeriksa kualitas produk, hingga membuat strategi pemasarannya dan menentukan harga jual.


Kekurangan:
  • Bekerja tak kenal lelah. Karena usaha Anda kendalikan secara mandiri, maka tenaga yang harus Anda keluarkan pun tidak tanggung-tanggung. Anda harus rela begadang, atau tidak tidur sekalipun.
  • Tidak bisa di lipatgandakan/di otomatisasikan. Operasi bisnis semacam ini lebih mengandalkan tenaga kasar ketimbang sistem yang dapat mengotomatisasi seluruh pekerjaan. Tidak mudah untuk melipatgandakan kapasitasnya.

Bekerjasama dengan pabrikan

Opsi selanjutnya adalah bekerjasama dengan pabrikan terkait. Anda akan sepenuhnya menyerahkan produksi barang kepada mereka. Langkah ini cocok bagi bisnis yang operasi produksinya yang tidak dapat lagi hanya mengandalkan pekerjaan tangan.

Kelebihan :
  • Harga per unit yang murah. Harga produksi memang tergolong relatif menurut ketentuan pabrikan yang Anda jadikan sebagai rekanan. Biasanya, mereka akan menekan harga bahan baku sehingga harga produk yang di hasilkan menjadi lebih murah. Sehingga, keuntungan per produk yang Anda dapatkan pun meningkat.
  • Dapat di lipatgandakan. Karena proses dan alat-alat pabrikan dapat di lipatgandakan, maka kuantitas produk yang di hasilkan juga dapat meningkat tanpa harus membuang banyak tenaga.

Kekurangan :
  • Waktu perancangan. Jika produk Anda termasuk rumit dan membutuhkan desain khusus, maka waktu yang di butuhkan untuk merancangnya akan relatif lama.
  • Adanya jumlah minimum Order. Pabrikan lazimnya mengharuskan jumlah pesanan minimum untuk menutupi biaya produksi awal. Bagi Anda yang baru merintis usaha, jumlah yang mereka haruskan mungkin jauh lebih besar daripada kebutuhan Anda sehingga berpotensi mubazir.

Dropshipping

Dropshipping sangat kental kaitannya dengan dunia toko online di Indonesia. Pemilik toko cukup memajang barang pasokan orang lain, dan ketika pembeli memesan barang tersebut, maka sang pemasok akan mengantar sendiri barang ke alamat si pembeli. Pemilik toko online akan mendapatkan keuntungan dari selisih harga pasokan dan harga jual yang mereka cantumkan.

Kelebihan :
  • Biaya rendah. Karena pasokan barang di atur sepenuhnya oleh orang lain, maka Anda tidak perlu repot mengatur rak penyimpanan ataupun logistik barang. Hal ini sangat menguntungkan pengusaha toko online yang modalnya masih sedikit.
  • Minim manajemen. Konsep dropshipping tidak memerlukan manajemen dan perhatian besar dari pemilik toko, karena proses produksi dan logistik bukan ditangani oleh Anda.

Kekurangan :
  • Kontrol kualitas yang terbatas. Karena alur pasokan produk tidak melewati tangan Anda, maka kualitas produk bisa saja dipertanyakan. Jika konsumen keberatan dengan kualitas yang di berikan oleh si pemasok, maka Anda sebagai penjual yang akan kena batunya.
  • Margin keuntungan yang lebih rendah. Karena pemilik toko online tidak mengendalikan produksi dan alur distribusi barang, maka keuntungan yang mereka dapatkan lebih rendah ketimbang harus memasok sendiri.

Membeli Secara Grosir

Cara memasok barang toko online yang terakhir adalah pembelian grosir. Pemilik toko membeli barang dalam partai besar, lalu menjualnya kembali dalam jumlah yang lebih kecil dengan harga yang lebih tinggi.

Kelebihan :
  • Dapat membeli produk bermerek. Anda dapat membeli produk bermerek yang sudah dikenal luas reputasinya oleh masyarakat. Sehingga calon konsumen tidak ragu dengan produk yang Anda jual.
  • Adanya diskon partai. Karena Anda membeli dalam jumlah besar dengan diskon harga, maka margin keuntungan per produknya menjadi lebih tinggi.

Kekurangan :
  • Butuh manajemen yang terampil. Anda harus cekatan dalam melacak dan memanajemen pasokan barang, termasuk mengatur rak inventori dan barang yang harus dikirim. Hal ini tentu akan menyulitkan Anda jika belum terbiasa.
  • Perlu Anda ingat bahwa dalam memilih metode pasokan barang, jangan hanya memikirkan soal margin keuntungan. Pikirkan juga soal berapa banyak waktu dan tingkat stres yang rela Anda korbankan untuk mengatur distribusi barang dari hulu ke hilir.

Itulah beberapa cara mendapatkan produk untuk toko online Anda, tinggal Anda ingin yang laba besar tapi ribet atau modal kecil tapi simple.

Modal Awal Rp 500 Ribu, Kini Laba Bersih Rp 8 Juta per Bulan Dari Bisnis Kosmetik Online

Sukses di usia muda bukanlah hal yang mudah. Tapi perlu proses panjang untuk meraihnya, ibarat seperti belajar mengendarai sepeda, jatuh bangkit lagi sampai lihai mengendarainya.

Jatuh bangun dalam merintis usaha sudah dialami gadis ini. Liliana wanita kelahiran Bontang, 18 Oktober 24 tahun silam ini bisa dikatakan salah satu pengusaha wanita muda sukses yang bisa menjadi inspirasi.


Bagaimana tidak, omzet dari bisnis online kosmetik atau produk kecantikan yang ia jalani selama dua tahun terakhir, dalam 1 bulan dia berhasil mengantongi hingga jutaan rupiah. Wanita yang akrab disapa Lili ini akan membagikan pengalamannya memulai bisnis kosmetik online. Membangun bisnis toko online seperti ini tidak semudah membalikkan telapak tangan, diperlukan kegigihan, kerja keras, kejujuran serta konsistensi.

Lili memulai bisnis kosmetik saat duduk di bangku kuliah, tepatnya pertengahan 2014. Saat itu, dia hanya menjual satu produk krim wajah. Di usaha pertamanya ini tidak banyak modal yang ia keluarkan, hanya Rp 500 ribu. Pertama kali merintis bisnis yang tak pernah digelutinya sama sekali, sempat membuat Liliana merasa bingung.

Terlebih teman-teman kuliahnya semasa itu menasehatinya agar fokus menyelesaikan studinya. Maklum saja, tahun itu merupakan tahun terakhirnya menjalani pendidikan di salah satu Akademi Kebidanan Samarinda.

Meski begitu ia yakin, usaha yang dijalaninya ini akan berbuah manis. Pesatnya perkembangan teknologi dewasa ini membuka cakrawala pemikirannya, kenapa tidak ia memasarkan produknya melalui media sosial. Singkat cerita, ia mulai memasarkan produknya melalui akun jejaring sosial miliknya seperti twitter, facebook, instagram dan BBM. Setiap minggu krim wajah yang dijualnya bisa habis dua lusin. Keuntungannya bisa sampai dua juta tiap pekan.

Setelah menyelasaikan studinya di Samarinda 2015 silam, ia bahkan melebarkan sayapnya dengan menjual 3 produk yakni hand body racik, masker lotong dan lulur racik. Hebatnya, 3 produk itu merupakan kreasi dari tangannya sendiri. Tidak membutuhkan waktu yang cukup lama,hanya dalam waktu 5 bulan, ketiga produk yang ia buat dari hasil kreasinya itu diminati teman-temannya.

Orderan pun terus menerus berdatangan baik dari dalam dan luar daerah. Produksi yang awalnya hanya 3 kilogram kini melonjak signifikan menjadi 40-50 kilogram. Sekarang pelanggannya tidak hanya dari Bontang, ia melakukan ekspansi hingga ke beberapa pulau di luar Kalimantan, seperti Aceh, Bangka Belitung, Jakarta, Manado hingga daerah paling timur Indonesia, Papua. Untuk memudahkan pemasaran, ia telah memiliki beberapa reseller dari daerah tersebut.

Semoga artikel ini dapat memotivasi para pengunjung blog grosir kulakan, silahkan share agar menginspirasi teman dan orang-orang terdekat Anda.